15

Aug

Besok, apalagi ?!
dwi rusmianto   

A. Dwi Rusmianto


Raung senapan di utara dibungkam
Teriakan gelombang pasang
Sisakan puing untuk memupuk Ladang hijau lima jari

Suara bising menggoyang pantat bulat
Reda setelah pria berjanggut  redam Dengan firman, Diantara ribuan pasang mata yang sibuk mencari pria berkolor saja
Yang menjadi incaran penjaga malam

Tangis bocah terkapar
Sekarat menunggu mati
Dalam darahnya AI mengalir, menari, Dikejutkan teriakan kuta yang kedua

Lalu kontroversi republik 1
Dibidik pucuk bedil
Setelah orang gila bermerk teroris
Kembali bernyanyi dengan irama Instrumen soda api dan Trinitro Natrium Taulena
Seakan menidurkan puncak bintang Itu ada setelah sebelumnya
Izrail panen nyawa dengan alasan Flu Babi

Sementara di kota apel sana,
Pria berbaju besi pesta pantat
Dalam gedung yang mereka namakan DPR
Di sisa riwayat kerjanya

Padahal tempo hari
Ruang sidang menjadi medan perang mulut.

Di ujung tiang Ribuan suara tak henti
Mengutuk situasi


Tasikmalaya, Agustus 2009



Kembali Share on Facebook Share on more
1Komentar
yensus
buat awie
Komentar dari yensus, August 24, 2009
awie..ini yensus, temen kamu di facebook dari ciamis. wah..keren bener puisinya. baca juga dong punya sayah...

Tulis komentar
Perkecil | Perbesar

security code

Tulis huruf yang terpapar.


busy
 

Komunitas

Pariwara :

      mau pasang iklan disini? hubungi
Primo Advertising
(0265) 5642000

Tags