|
28
Nov
|
Dikirim oleh Mat Pajar dalam Cerita Pendek pada 28 Nov 2008
Ditandai pada: Untagged
|
|
MATAHARI mengetuk jendela kamar Nia. Mendesak ingin masuk, mencari celah di antara tirai jendelanya.
"Riiing!!!!!" suara jam beker tokoh kartun kesukaan Nia, memaksa Nia keluar dari mimpinya dan membuat Nia terusir dari mimpi indahnya. Gadis cantik itu dengan malas mematikan jam bekernya itu dan duduk di tepi kasurnya. Dia memandang ke arah jendela. Matahari sudah ingin masuk ke kamarnya. Lalu, dia perlahan beranjak ke jendela kamarnya itu.
Dan dia membuka lebar lebar jendelanya, akhirnya Sinar matahari berebut masuk menerpa hangat wajah Nia pagi ini. Dia hirup udara segar pagi ini. "Selamat Pagi Dunia!!!" kata Nia pada langit. Menurutnya, dia setiap pagi harus menyapa dunia yang sudah rela menjadi tempay dia berpijak selama hampir 18 tahun ini. Dan dia pun teringat akan janjinya bersama ke 3 sahabatnya di sekolah.padahal dia sudah tidak akan belajar lagi, karena 1 minggu lagi di akan mengetahui apa dia lulus atau tidak setelah menempuh pembelejaran 3 tahun di SMA Budi Utama dan juga menempuh 3 hari ujian yang di langsungkan serentak di Negeri ini. Dia melangkahkan kakinya ke wc kamarnya untuk mandi dan bersiap siap untuk menghadapi hari ini.