BlogMata

Blog Komunitas Mata Pelajar
18
Jun

Amplop Kelulusan Ditebus Baju Bekas

Dikirim oleh Mat Pajar dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Mat Pajar

Image

CORAT-CORET dan konvoy mungkin itu tradisi anak sekolah setelah mengetahui dirinya lulus.Tapi itu tidak terlihat di kampus SMA Negeri 2 Tasikmalaya,di hari pengumuman kelulusan Ujian Nasional (16/06).

Bertempat di lapangan belakang SMA Negeri 2, semua siswa kelas XII menunggu hasil kelulusan.Namun sebelum pengumuman hasil kelulusan itu, himbauan-himbauan datang dari Kepala SMAN 2 dan guru-guru di sela-sela sambutan mereka.
11
Jun

Becak Full Musik, Gaet Penumpang Remaja

Dikirim oleh Mat Pajar dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Mat Pajar

ImageABANG becak pun tak mau ketinggalan bikin klub. Di Kota Tasikmalaya sebut saja Becak Modifikasi Club (BMC), namanya mengingatkan pada klub motor.  Ada juga yang terdengar agak resmi, IKOBATAS, patahan kata dari Ikatan Komunitas Becak Tasikmalaya.

Tentunya kedua paguyuban itu punya tujuan sama, selain mempererat persahabatan sesama tukang becak, juga menjaga ketertiban di jalan raya. Maklum, selain Pedagang Kaki Lima (PKL) mereka pun acapkali dituding sebagai biang kesemrawutan. Seperti dituturkan salah seorang anggota satuan Polisi Pamong Praja, Eko Setiawan (39). Menurutnya, biang kekacauan lalu lintas adalah banyaknya becak yang berkeliaran tanpa mengindahkan peraturan yang dibuat oleh pemerintah.

10
Jun

Pasar Tradisional. "Aku tak Tergantikan!"

Dikirim oleh Mat Pajar dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Mat Pajar

Image
PASAR
Pancasila, salah satu pasar tradisional di Tasikmalaya yang sampai saat ini tetap eksis. Banyak orang  hilir mudik di sekitar Pasar Pancasila, pertanda pasar tradisional masih mendapat tempat di hati masyarakat kita. Meskipun pusat-pusat perbelanjaan modern kini membayangi dan menjadi ancaman.

Namun pasar tradisional sampai saat ini masih memiliki pesona tersendiri yang mampu menarik antusiasme masyarakat. Sekilas, jika dibandingkan dengan pasar modern, keberadaan pasar tradisional sangatlah kontras. Bau tidak sedap, tanah jeblok, dan suasana yang ricuh membuat kita enggan menginjakan kaki di pasar tradisional dan akhirnya memutuskan untuk pergi ke pasar modern.

08
Jun

Good Bye High School, Welcome The Great Future

Dikirim oleh Mat Pajar dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Mat Pajar

SUNGGUH tak terasa sekarang sudah memasuki bulan Juni 2009, bulan yang yang sakral bagi segenap anak bangsa yang duduk di SMA kelas XII dan SMP kelas IX. Menurut kalender pendidikan, untuk SMA, jadwal pengumuman pelulusan yakni hari minggu 14 Juni nanti. Dengan nilai minimal rata-rata harus 5.5, wajar bila banyak pelajar, termasuk saya yang khawatir akan hasilnya nanti.

04
Jun

Rehabilitasi Jiwa ala Keris Nangtung

Dikirim oleh Mat Pajar dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Mat Pajar

Peserta workshop LSP STISIP berburu berita
BERANGKAT dari rasa peduli terhadap orang-orang yang menderita sakit jiwa, Taufik dan Ahmad Rivai (36) beserta rekannya Dadang Heriadi (38) memutuskan untuk mendirikan sebuah panti rehabilitas khusus orang yang mempunyai kelainan jiwa. Diresmikan tanggal 22 juli 2008 yayasan yang dinamai Yayasan Keris Nangtung mulai menampung dan merehabilitasi orang-orang sakit jiwa.

Dibantu Mas Rofi (42), Dadang dan Taufik biasa melakukan dan perawatan terhadap pasien-pasien yang berada di Yayasan itu. Dengan cara dimandikan terlebih dahulu, mereka diberikan pengobatan dengan humut jambe (pucuk pinang) rutin setiap sebulan sekali. Selain itu, mereka mengikatkan kain hitam (seperti mengafani jenazah) jika pasien kambuh.
03
Jun

SMPN 3 Rajadesa Gelar Olimpiade MIPA dan Olahraga Se-Ciamis Utara

Dikirim oleh Mat Pajar dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Mat Pajar

Olimpiade MIPA dan Olahraga berlangsung seru, Selasa (26/5). Ajang yang digelar SMPN 3 Rajadesa itu diikuti 28 peserta di bidang Matematika dan 25 Peserta di bidang IPA dari SD se-Ciamis utara.
Menurut Kepala SMPN 3 Rajadesa, Edi Rusiana, didampingi Wakil Kepala Sekolah, Jenal, kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan mahasiswa yang sedang KKN di Rajadesa.

“Para peserta yang datang di antaranya dari Sukadana, Jatinagara, Rancah dan Rajadesa,” katanya seraya menambahkan ajang ini bisa menunjukkan sekolah yang berada di desa pun mampu melaksanakan kegiatan yang bergengsi.

"Selain itu dengan acara ini kami ingin mengangkat nama Desa Tanjungsyukur,” katanya.
SDN 1 Tanjungsukur adalah salah satu sekolah yang mengirimkan 3 peserta untuk bidang IPA dan 3 peserta untuk Matematika.

Komunitas

Pariwara :

      mau pasang iklan disini? hubungi
Primo Advertising
(0265) 5642000

Tags