BlogMata

Blog Komunitas Mata Pelajar
15
Jun

DI BELAKANG SAMUDRA

Dikirim oleh dicky maulana dalam Mata Pustaka

Ditandai pada: Untagged 

dicky maulana
DI BELAKANG SAMUDRA
karya Dicky maulana nuryana
SMPN 1Panumbangan
 
 
 
 
 
matahari menukikan jeruji atmosfer.
dan siang kembali mengecup hari.
pikir,picik melolong diatas puing sempana.
rasa haus damba akan suasana petaka .
 
siang telah terbangun dalam dada bumi.
kembali meggaruk perut si kecil itu.
melayani dengan ikatan gravitasi bumi .
dan kembali membuat sikecil berlari terap.
 
saat ditepi kali  ia berdiri menyongsong anyirnya,oksigen.
dan senantiasa mengusapi bangkaian sampah ,yang kian merebakan busuknya.
tapi anus hidung tetap bersembunyi di balik wajah mulusnya.
tak menghiraukan gempita yang seakan memauti badan.
 
si kecil itu kembali mencuci sirkuit air itu .
dan terus sampai semua habis dimakan karung goni.
sampai bersih,sekali tetap berseri.
sampai kilau membuat bantalan kembali mengerdip.
 
surya mencapakan kaki di ujung barat  bumi.
memakai baju orange dari lidah awan.
dan membuat alam kian tentram karena hari berangsur malam.
kembali membuat si kecil  menyuapi perutnya.
tak sekedar air yang bergelingcir di atas kerongkonganya.
tapi air ludah ikut menelan ke dalam perut sikecil.
 
jerawat langit mulai tumbuh,karena wajah langit menggelap.
dan tahi lalat besar berwarna keemasan menghiasa wajah lagit.
bumi pun ikut menyalakan lampion , yang bermain dirumah rumah kaca.
larutnya kian menggugurkan gonggongan anjing liar.
yang berkelana semalaman.
 
asa bangkit telah terlelap.
pulang kepangkuan pikir anak bangsa.
dan mulai kembali menidurkan dongengan nina bobo.
di atas kasur tirai rapia.
 
dan ia bermimpi ,ribuan kali.
semangat itu datang menusuk mimpi si kecil.
dan merayap menuju jari-jemari.
sampai hinggap diujung kelopak energi.
 
 
 
13
Jun

Siapapun Bisa Menjadi Seorang Penulis

Dikirim oleh Maman Noer Zaman dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Maman Noer Zaman

“Siapapun bisa menjadi seorang penulis” itulah kata-kata yang pernah dilontarkan Dede lukman, ketua Generasi II Baju Kopral pada acara training Jurnalis yang selenggarakan di SMK Miftahussalam Ciamis tempo lalu. Kata-kata tersebut sangat menggugah semangat kami untuk mencoba terjun ke Dunia menulis, setelah di coba eh tak dikira ternyata menulis itu gampang loh!

09
Jun

Santri Darus Ikut Ulum Marhalah 2

Dikirim oleh Miftah Farid dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Miftah Farid
ADA perencanaan, tentu ada organizing, pelaksanaan, dan kontrol atau evaluasi. Itulah sebuah pendapat tentang manajemen. Seperti halnya di sekolah, sebagai evaluasi selama proses pembelajaran, di akhir semester diadakan ulangan akhir semester atau lebih populer dengan UAS. Pengajian di Pesantren Darussalam pun dievaluasi dengan Ulangan Umum. Kegiatan ini dilaksanakan di Ranah Indah Nyiur Melambai, Pondok Pesantren Darussalam, mulai 1 sampai 4 juni, kemarin. Sudah menjadi kebiasaan, sebelum mengikuti SATAP (Silaturrahim Akhir Tahun Ajaran Pesantren), sebagai suatu gerbang untuk menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, Santri Darus kudu ikutan Ulum dulu. Dengan ulum ini, Santri Darus bisa mengetahui sejauh mana ketercapaian selama proses pengajian yang sudah dilaksanakan selama satu semester. Hasilnya tentu tercantum dalam buku raport pengajian. Kegiatan ini diprakarsai oleh Direktorat 1, Kang Deni sebagai ketuplaknya, didampingi oleh beberapa orang staf di belakangnya. Ulum ini tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di sekolah, karena dimulai ba’da zhuhur dan dalam pelaksanaannya dipisahkan antara santri tsanawiyah dengan santri aliyah. Ulum untuk santri tsanawiyah dilaksanakan pukul satu siang sampai pukul lima sore. Sedangkan untuk santri aliyah dimulai pukul tujuh malam sampai pukul setengah sepuluh. Pada hari pertama, ulum ini dibuka oleh asisten dir 1, Ahmad Farhani di Gedung Nadwatul Ummah, Pesantren Darussalam kemudian dilanjutkan dengan menyebarnya para santri ke ruangan masing-masing sesuai dengan yang tercantum pada kartu peserta.
08
Jun

Kegiatan Jurnalis Siswa SDN. Perumnas 1 Cisalak Kecamatan Cipedes

Dikirim oleh D. Dudu Abdul Rahman dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

D. Dudu Abdul Rahman

Oleh : D. Dudu AR., S. Pd.

 


Rabu (02/06), siswa Kelas V SDN. Perumnas 1 Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan wawancara di lingkungan sekitar dalam rangka pembelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan ini, selain tuntutan Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan, diilhami oleh redaktur Kabar Priangan (Duddy RS), sebagai ajang pengenalan jurnalisme sejak dini.

Hari itu, guru Kelas V SDN. Perumnas 1 Cisalak, D. Dudu AR., S. Pd., membagi siswanya menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok, beranggotakan dua orang. Sebagai langkah awal, mereka diberi tugas mencari topik sesuai yang diinginkan. Dalam diskusi, siswa terlihat sangat antusias, satu sama lain saling berbagi tugas; sebagai reporter dan penulis bahan berita. Setelah topik berita disepakati kelompok, guru kelas V memberikan pengarahan dalam melakukan wawancara. Guru membimbing siswa, membuat pertanyaan sebagai bekal wawancara. Dasar membuat pertanyaan untuk wawancara, siswa disuruh membuat pertanyaan dengan kata tanya; apa, kenapa, bagaimana, siapa, berapa, dst. Kemudian, setelah bahan pertanyaan dibuat, siswa diajak keluar, terjun langsung ke lapangan, mewawancarai orang-orang yang dijadikan sumber sesuai dengan topik berita masing-masing kelompok. Guru memantau dan mengarahkan siswa saat wawancara berlangsung. Mungkin saja, ada kelompok yang masih belum bisa mengawali kegiatan wawancara alias canggung.

Setelah kegiatan di luar, siswa kembali ke kelas untuk merangkai kalimat berita dari hasil wawancara. Kalimat berita wartawan profesional dengan wartawan cilik (siswa), tentu berbeda. Maka dari itu, guru Kelas V, memberikan contoh kalimat-kalimat berita yang dimuat di surat kabar. Agar siswa memahami kalimat-kalimat berita yang baik dan benar.

Hasil dari kegiatan tersebut, keterampilan siswa dalam menulis kalimat berita, mengalami peningkatan. Setidaknya, melalui kegiatan wawancara, siswa lebih gampang memahami penulisan kalimat berita, ketimbang dengan metode konvensional, salah satunya ceramah.






08
Jun

UNTUK PALESTINA

Dikirim oleh dicky maulana dalam Puisi

Ditandai pada: Untagged 

dicky maulana
AKU MATI
karya Dicky maulana
smpn 1 panumbangan ciamis-jawa barat
PEMENANG LOMBA FL2SN JUARA 2 TINGKAT KABUPATEN CIAMIS
PUII INI DIPERSEMBAHKAN LANGSUNG UNTUK RAKRAT PALESTIN
Yang menderita disana
 
 
 
 
 
manusia itu setan-setan bejat.
mampu menguliti ari perutnya sendiri .
di saat jerit mulut darah........
di saat jerit mata darah.........
disaat hari berdarah............
 
sirkuit-sirkuit itu berlarian dalam gempita.
bercumbu dalam tengadahan sengsara.
merayapkan benih kematian.
 
 lihatlah umatmu,'' Allah"
BERJUANG DALAM MATI .
TERRENGGUT DALAM MIMPI.
TERBELIT DALAM SENJATA.
TERKUBUR DESING SUARA.
 
"O,Allah?".
aku mati  , ditanah merah.
aku ingin , mereka mati,bukan kami.
aku ingin , badai sesak menusiki paru mereka.
aku ingin , hina dunia untuk mereka.
aku ingin , RAJA NERAKA untuk mereka
 
"O,Allah?"
aku di usir dalam kapal Nuh.
sementara, ia menjeritkan istana Sulaiman.
mengeruk al,aqso demi jarahan Gaza.
mengeruk nyawa demi Negara.
mengeruk harta demi Tentara.
 
"O,Allah?"
israel adalah iblis-iblis.
membutakan api ibrahim.
melumatkan bangkai Muhamad.
karena burung gagak itu memihaknya,"Allah".
 
 "O,Allah?"
israel adalah singa-singa.
menggerogoti busuknya dunia.
israel adalah ikan-ikan siluman yang tersesat didaratan,"Allah".
israel adalah silet-silet kapir.
meremukan iga-iganya sendiri.
israel adalah anak durhaka.
tega mengorbankan bapaknya.
dan aku, ingin selamanya ia mati ,"Allah".
aku mohon,selamatkan tangan cilik mu,dari ganasnya israel.
 
"O,Allah?"
aku mati  , ditanah merah.
aku ingin , mereka mati,bukan kami.
aku ingin , badai sesak menusiki paru mereka.
aku ingin , hina dunia untuk mereka.
aku ingin , RAJA NERAKA untuk mereka
 

 
05
Jun

"BANGKITLAH PALESTINE,HARAPAN ITU MASIH ADA"

Dikirim oleh Wildan Nuruzzaman dalam Mata Aksi

Ditandai pada: Untagged 

Wildan Nuruzzaman

 

Pren,kalo kita lihat dari berbagai media.Si Zionis Israel Laknattullah terus memborbardir ato menyerang Negeri para Nabi nan Suci,Palestina.Zionis Laknattullah juga tak punya rasa malu tetap meyerang padahal sudah ada larangan dan kecaman dari Dewan Keamanan Persabutan Bangsa-Bangsa (Dewan Keamanan PBB).Namun larangan tinggal larangan,kecaman tinngal kecaman.Semua itu tidak mengendurkan Zionis untuk mundur.Dasar "keras kepala".Kalo dalam lirik lagu gini nich.Ehm....ehm....."emang dasar,emang dasar,e...dasar ISRAEL bajingan".Itu memang pantas untuk dikatakan.Banyak korban berjatuhan,informasi terakhir menyatakan kapal MAVI MARMARA,pembawa misi kemusiaan untuk Gaza diserang oleh helicopter IDF..Belum yang nggak kehitung.Rasanya semakin gatal aja kaki ini ingin 16 orang meninggal 30 lainya luka-luka.Juga banyakselaki korban lebih adri 1000 itu yang terhitung apalagi yang gak terhitung.Rasanya makin gatal saja ingin berangkat Jihad kesana.

Kembali ke PBB,Sobat "SABASAKOLA".Coba kita pikir,kenapa PBB dan negara-negara Arab tuh nggak mau turun bantuin Palestina?Apalagi negara-negra Arab,padahal mereka sama-sama Muslim?Jawabannya,man........ada Amrik.Amrik Gitu Lho......!yang mendukung bahkan membrikan persenjataan buat Israel.Tapi kita lhat bagai mana nih Amrik dengan Presidennya yang akan segera dilantik.

Komunitas

Pariwara :

      mau pasang iklan disini? hubungi
Primo Advertising
(0265) 5642000

Tags