How it Works “Genteng”

Hai kawan Mata Pelajar!

Genteng merupakan salah satu komponen material untuk membuat atap rumah. Genteng juga banyak jenisnya, mulai dari bahan sampai proses pembuatannya. Saya disini akan menjelaskan sedikit tentang proses pembuatan genteng dari tanah liat, jangan lupa simak ya kawan pelajar!

Berikut beberapa tahapnya: 

1. Pemilihan Bahan Baku 

Tanah liat untuk membuat genteng bukanlah tanah liat biasa pada umumnya, tanah liat yang dipilih harus memenuhi beberapa kriteria, sebagai berikut :

  • Memiliki kandungan senyawa kaolin (Al2O3 2SiO4.2H20)
  • Tanah yang diambil bukan tanah yang bagian atas yang mengandung humus, melainkan yang diambil adalah bagian dalam yang kurang lebih dalamnya 25 cm dari permukaan tanah dan tidak lebih dari kedalaman 1 meter.

Setelah tanah diambil lanjut dengan membersihkan tanah liat dari sampah pengotornya dan aduk sambil menambahkan air, pelumas genteng, pasir, dan abu merang sedikit demi sedikit.

2. Pengolahan Tanah Liat

Setelah tanah liat dibersihkan lanjut diolah dengan proses penggilingan untuk menghasilkan tanah liat yang bagus dengan karakteristik yang lebih halus dan rata, dengan cara: 

• Memasukkan tanah liat kedalam mesin penggiling tanah atau yang biasa disebut dengan mesin gilis sampai menghasilkan output berupa tanah liat yang telah tercetak kotak-kotak sesuai dengan ukuran genteng yang akan dibuat. Kotak-kotak tanah liat ini biasa dinamakan keweh.

3. Pencetakan Tanah menjadi Genteng

Pencetakan genteng dilakukan dengan cara memasukkan keweh ke dalam mesin cetak berupa mesin press. Sebelum dimasukkan, pipihkan dulu keweh dengan cara dipukul-pukul dengan kayu dengan tujuan mendapatkan keweh yang padat dan juga sesuai dengan ukuran mesin press. Hasil akhir dari tahap ini, berupa genteng yang masih basah lalu diangkat untuk dipindahkan ke tempat penjemuran.

4. Pengeringan Genteng yang masih Basah

Proses pengeringan genteng yang masih basah ini bisa menggunakan beberapa metode, yaitu: 

  • Menggunakan sinar matahari

Genteng yang masih basah dijemur di bawah sinar matahari langsung selama kurang lebih 4-5 hari.

  •  Menggunakan oven

Metode ini tidak terlalu memakan banyak waktu, hanya 2 hari saja, tetapi biaya yang dikeluarkan juga sangatlah mahal.

  •  Dengan cara diangin-anginkan

Genteng yang masih basah diletakkan di lapangan terbuka selama 10-15 hari dan biarkan kering dengan angin.

5. Penghalusan Permukaan Genteng

Proses selanjutnya adalah pengahlusan permukaan genteng dimana bagian tepi genteng diratakan dan dibersihkan dari sisa-sisa tanah liat yang masih menempel akibat proses pengepressan. 

6. Pembakaran Genteng

Genteng setengah jadi yang sudah dijemur lanjut dibakar dengan tungku pembakaran khusus dengan suhu mencapai 600 derajat celcius. Tujuan proses pembakaran ini adalah untuk mematangkan genteng yang masih basah atau setengah jadi. Setelah selesai dibakar dan sudah menjadi matang, padat dan kuat, genteng tanah liat sudah siap digunakan untuk material atap rumah.

Nah, seperti itulah kurang lebihnya proses pembuatan genteng tanah liat dari saya, salam kawan Mata Pelajar!

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *