Ica Raih Gelar Pemain Terbaik (MPV)

PERASAAN haru bercampur bahagia,saat dia terpilih sebagai pemain putri terbaik (Most Value Player)pada turnamen basket ball,”Siliwangi All Rebound” seri II yang diselenggarakan UNSIL,minggu (24/11).Siswi kelas 8e SMP Negeri 2 Tasikmalaya. “Annisa Rahmaty Zulhijah Suryatno”,putri dari pasangan Nono Suryatno dan Nani Suryani ini seakan tidak percaya dengan apa yang diperolehnya.

Betapa tidak,selain teamnya berhasil menjuarai turnamen ini,dirinya juga mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik.Inilah prestasi tertinggi yang pernah diraih sejak ia berkecimpung di olahraga basket.

“Nggak kebayang deh,aku bisa mencapai prestasi setinggi ini !” ujar Annisa yang akrab dipanggil Ica ini.Menurutnya,keberhasilannya meraih penghargaan sebagai pemain terbaik tidak luput dari dukungan teman-teman satu teamnya.Dan yang tidak ia lupakan adalah berkat bimbingan dari pelatihnya,A Riki,serta para pembina OR di SMPN 2 Tsm.Keberhasilan Ica meraih penghargaan sebagai pemain terbaik juga didukung teman-teman teamnya seperti Irma,siswa kelas 9b bahwa,Ica pantas mendapatkannya,”Ica itu orangnya bisa dibilang mempunyai semangat yang tinggi untuk menguasai teknik di dalam permainan basket.Sehingga dia bisa menghasilkan dan membuktikan bahwa dia itu adalah seorang pemain yang mempunyai talenta baik dalam bidang basket.”kata Irma mengungkapkan.

Pendapat Irma juga diamini Santi kelas 9b,”Ica itu bisa dibilang orangnya humoris,supple,tinggi,agak-agak belet,tapi baik and ya……punya semangat ’45 untuk menghasilkan prestasi dalam basket donk tentunya….kadang-kadang sopan kanu kolot mah…..trus kadang-kadang oge nyebelin.”ungkap Santi.

Penyuka warna biru ini,memiliki tinggi badan 170 cm,sehingga cocok dengan posisinya sebagai center.Diakuinya,mulai senang basket sebenarnya saat di SMP Negeri 2 Tasikmalaya.Waktu di SD,aktivitasnya di paskibra,malah pernah menjadi juara pertama.

Saat ditanya crew NG mengenai pengaturan waktu belajar,gadis penyuka warna biru ini megatakan sudah diatur sedemikian,sehingga tidak sampai bentrok,”Latihan basket hampir setiap hari,tapi aku sudah mengaturnya,belajar tetep no.1.”katanya.Kelahiran Tasikmalaya,23 Mei 1994 ini bercita-cita menjadi atlet profesional.Ia merasa yakin dengan usaha dan kerja keras yang bakal ia lakukan,dan mudah-mudahan saja cita-citanya bisa tercapai,apalagi kedua orang tuanya sangat mendukungnya.  

Tia,Suci,Dinda,Ina,Fadia
Nedutas Genial
SMP Negeri 2 Tasikmalaya

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *