Jembatan_MU

Jemari tak pernah ku inginkan tumbuh
telapak kaki sungguhlah letih
setiap erat pegangan selalu membidik dosa
senapan langkah ini mengerucut ke balik dusta

oh, betapa sangat pencarian ini

ketika bosan dengan keadaan
ketika lenyap semua harapan
bagai
sutra
Kau
tiupkan gema takbir yang mungil
“astagfirulloh”
kelopak mata ini meneteskan keruh air mata
dengan lirih.

perlahan bibir ini mengucap
“lailahaillalloh Muhammadarrasululloh”

Kota Bandung 2011

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *