Matahari di sela payudaramu

aku melihat matahari
lindap di sela payudaramu Sallmah
membakar rongga dadamu hingga matamu
setajam saga. waktu adalah nyanyian
elang. terbang mencakar langit biru
kalaupun kartini hidup kembali
hari ini. sepertinya lahir dari rahim
ibumu Sallmah
Sallmah matahari terus menjadi tungku
di sela payudaramu
matang dan berbuah
sajak di rahim cintamu.
2010

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *