Membaca versus Membeli Buku

Buku merupakan benda yang wajib dimiliki oleh seorang pelajar, iya, seperti kawan pelajar yang sedang baca ini. Ehehe.

Buku adalah jendela dunia.

Sering ‘kan kawan pelajar mendengar ataupun membaca satu kalimat di atas?
Sampai kawan pelajar paham artinya tanpa dijelaskan lagi, hehe.

Nah, buku ‘kan banyak macamnya. Contohnya nih, buku pelajaran, novel, majalah, dan lain sebagainya. Kalau kawan pelajar suka baca atau malah sudah bisa dibilang kutu buku, kawan pelajar pasti sudah membaca beberapa jenis buku yang menurut kawan-kawan menarik untuk dibaca.

Membaca adalah sebuah aktivitas yang saat bermanfaat. Dengan membaca banyak ilmu atau pun wawasan yang bisa kita dapatkan. Karena itulah, seorang guru pasti menyarankan para siswanya untuk membaca, baik buku fisik atau pun artikel.

Lalu, sebagian orang ada yang lebih suka membaca buku fisik daripada digital. Ada dua pilihan jika ingin membaca buku fisik, pertama adalah membeli buku tersebut dan yang terakhir adalah meminjam. Iya, meminjam dari perpustakaan atau pinjam kenalan, teman, guru pun bisa.

Akan tetapi, di zaman ini lebih banyak orang yang gengsi saat ingin membaca buku. Alhasil, mereka jika menemukan sebuah toko buku online ataupun offline dengan harga yang terjangakau di kantong mereka langsung memborong, beli banyak. Padahal, belum tentu sesuai kebutuhan. Atau malah lapar mata saja?

Jadi, sebaiknya di momen bulan Mei ini, di hari Buku Nasional dan hari Perpustakaan Nasional.
Sebaiknya, kita harus memprioritaskan kebutuhan bacaan kita. Agar tidak sia-sia.

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *