Membuat bola lampu

Hallo pelajar Indonesia ! Pada kesempatan ini, blog Mata pelajar akan menjelaskan tentang pembuatan Bola Lampu. Untuk kalian yang sangat menyukai pelajaran Fisika, pembahasan ini akan sangat bermanfaat.

Bola lampu ditemukan pertama kali pada tahun 1870-an, oleh seorang penemu bernama Thomas Alfa Edison dari Menlo Park, negara bagian New Jersey, Amerika Serikat. Bola yang pertama kali diciptakan merupakan sebuah bola gas, dilengkapi dengan benang kawat yang dibentuk menjadi filamen didalamnya. Pada dasarnya filamen adalah sebuah resistor yang akan menjadi panas, karna elektron yang mengalir sepanjang kawat filamen memberikan energi dalam bentuk panas dan cahaya. Akan tetapi bola lampu tersebut masih memiliki kekurangan, karna udara didalam lampu menyebabkan filamen menjadi cepat terbakar. Maka dari itu, kawat filamen dibungkus dan di tutup kecil agar mudah di aliri elektron. Bukan hanya itu saja, Edison memiliki seribu penemuan lain seperti gramophone, kamera flm, dan lain sebagainya. Namun, dalam menciptakan bola lampu Edison mendapatkan pengakuan pertamanya pada tahun 1879. Edison pun menjadi melegenda bukan? Bukan hanya temuannya, tapi juga namanya yang sudah menyebar diseluruh dunia. Maka dari itu, ayo kita telusuri tehnik membuat bola lampu.

– Alat dan Bahan

• 2 buah lampu baterai

• 2 buah kabel

• Tang

• Gabus penutup (berbentuk lingkaran seperti mulut stoples)

• Stoples kaca

• Kawat baja nikel- krom

• Obeng tusuk

• Pensil

• Selotif

Sudahkah? Bila sudah, mari kita buat bersama-sama.

1. Silahkan kalian kupas pembungkus ujung kabel pertama dan kabel kedua dengan menggunakan tang.

2. Lubangi gabus penutup pada 2 tempat yang bersebrangan dengan menggunakan obeng tusuk. Lalu, masukan kedua kabel yang udah dikupas tadi kedalam gabus.

3. Gulung kawat baja Nikel-krom pada pensil, sehingga membentuk semuanya seperti pegas.

4. Hubungkan kedua ujung kawat yang membentuk gulungan pegas tadi dengan kedua kabel yang terjulur dibawah.

5. Letakkan gabus secara hati-hati pada mulut stoples, kemudian letakkan hingga menutupi.

6. Lalu, gabungkan masing-masing kabel yang ada di luar stoples dengan kedua baterai yang sudah disusun berderet (seri), kemudian rekatkan dengan selotif.

Beres deh, Bagaimana… mudah bukan? Selanjutnya, ujung kabel diletakkan ke baterai. Maka akan timbul aliran listrik sehingga kawat menjadi berpijar pada saat melakukan eksperimen. Jadi, sambungan antara kawat pijar dengan kedua kabel harus benar-benar kuat dan hubungan diantara kabel dengan baterai harus benar rapat.

Selamat mencoba! Salam pelajar!

❄❄❄❄ challenge ❄❄❄❄

Hallo pelajar Indonesia, bagaimana kabarnya? Sehatkan? Atau malah sedang tidak baik karna bapaknya khongguan udah ketemu? Bhahahaha, apapun itu doa terbaik Mil selalu untuk kalian. Nah, pada kepenulisan kali ini Mil bawa tema yang sangat menarik. Bagaimana tidak? Kita berniat mencetak penerus Edison dengan bantuan Ninja Hatori. Keren bukan? Kali ini tidak hanya sekedar eksperimen yang Mil bawa, Mil juga bawa challenge,, horeeeeee. Katakan peka katakan peka! Huhuy Dora mampir ternyata.

Lansung saja,

– Kalian buat quotes bertema lampu, nanti dimasukan kedalam pict. Nah, ujung-ujungnya Typography. Wkkwkkwkwkwkkwk,, Sebagus mungkin, secantik mungkin, kalau sudah kirimkan ke Mil.

WA : 082318829848

Fb : M Ruslany

Wp : Ruslanymillah8

E-mail : Ruslanymillah8@gmail.com

Jangan lupa!! Terimakasih, dan sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya.

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *