Menjadi Santri 14 Hari

 

Bulan Ramadhan setiap tahunnya  siswa/i SMA Negeri 1 Manonjaya selalu diwajibkan untuk mengikuti pesantren kilat. Untuk kegiatan pesantren tahun ini, pihak sekolah membagi siswa dan siswi di dua pesantren berbeda, yaitu untuk siswa laki-laki di pondok pesantren Manarul Huda (Kamulyan Manonjaya) dan untuk para siswa perempuan di pondok pesantren Miftahul Huda Al-Faqih.

Pesantren yang dilaksanakan di ponpes Manarul Huda dimulai dari tanggal 14 Agustus 2010, dibuka  dengan serah terima antara pihak SMA N 1 Manonjaya dan dari pihak pesantren. Untuk proses belajar mengajarnya sendiri baru dimulai pada hari kedua.

Menurut Kang Sidiq staf pengajar sekaligus santri di pes
antren yang dipimpin oleh KH Ace Munawar yang kami temui setelah selesai kegiatan belajar mengajar , dengan diadakannya pesantren Ramadhan untuk semua siswa ini cukup bagus karena selain untuk mengisi bulan suci juga untuk mengenalkan pondok pesantren kepada semua siswa yang tidak pernah menjadi santri.

“Nya sae atuh kegiatan pesantren Ramadhan ieu teh, khususna mah kanggo ngenalkeun pesantren ka siswa-siswa nu tara masantren,” ungkapnya.

Untuk kegiatan belajarnya sendiri di ponpes khusus siswa-siwa laki-laki ini , dimulai dari pukul 08.00 pagi dan bubar setelah sholat dzuhur berjamaah. “kanggo pelajaranana mah ngan ukur opat pelajaran nyaeta tauhid, fiqih, akhlaq sareng tajwid,” tutur Kang Idik begitu beliau sering di panggil oleh santri-santrinya.

Selain itu beliau juga berharap dengan diadakannya pesantren ramadhan ini semua siswa dapat memperoleh ilmu agama yang bermanfaat, dapat meningkatkan ketaqwaan dan diharapkan juga kegiatan mengaji seperti ini tidak putus hanya selama bulan suci Ramadhan.

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *