Ngobrol Bareng KADIS Pendidikan Kab.Tasikmalaya


Pesan Untuk Pelajar Kab.Tasikmalaya

 

 

Selasa  5 Oktober 2010,telah dilaksanakan halal-bihalal guru TK,SD,SMP,SMA dan SMK se-ekskwadanaan Ciawi atau pembantu bupati wilayah Tasik Utara.Kegiatan yang dilaksanakan di MSK Cijangkar itu dihadiri orang nomer satu bidang Pendidikan atau Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya yaitu Bapak  Drs. H. MOHAMAD ZEN, M.Pd.

Alhamdulilah selesai acara Tim KOPER JUARA dapat berbincang dengan beliau.Kesan pertama ketika bertemu dengan belau adalah sikap yang ramah dan begitu baik. Tim KOPER JUARA dengan mudah dapat berbincang dengan beliau.Berikut petikan perbincangannya..

“Asaalamualaikum..pak maaf,saya Wildan Nuruzzaman dari Komunitas Pelajar Jurnalis TAsik Utara (KOPER JUARA).Boleh minta waktu sebebtar untuk wawancara…?”

“Oh.iya boleh..”

“Bagaimana kondisi pendidikan di Kab.Tasikmalaya ?”

“Alhamdulillah,setiap tahunnya ada peningkatan.Adapun jelas memerlukan perjuangan.Karena kita sadar masih banyak kekurangan baik tenaga pendidik,atau sarana prasarana yang kurang.Tapi,bukan berarti kita tidak bisa berprstasikan…?Peluang masih terbuka karena pada intinya kembali pada sumber daya pada guru ,dengan keterbatasan apapun.Kalau gurunya kreatif,inovatif maka akan melahirkan sebuah prestasi.Tapi kalu sumber dayanya tidak memiliki kreativitas,tidak berinovasi ini kan mengkhawatirkan.Maksud kita mengadakan pembinaan ini adalah sebuah penyegaran.Karena pendidikan itu adalah investasi dalam hidup .Tapi kalau seseorang atau sebuah Negara ingin memeperbaiki masyarakatnya.Pendidikan yang harus menjadi awal pembenahan.Karena semakin pendidikan maju,masyarakat akan maju.”

“Bagimanana pendapat Bapak tentang UN?

Sebetulnya UN bukan sesuatu yang harus dirisaukan.Kalau daya serap kesuksesan belajar sudah terpenuhi ,mengapa harus takut UN..?kan semua materi telah dipelajari.Jadi yang di UN kan itu tidak keluar dari kisi-kisi atau bahan yang diajarkan ,cuma sejauh mana kesuksesannya,sejauh mana daya serapnya.Itu yang harus diukur sebelum UN”.

“Bagimana pendapat Bapak,tentang siswa yang sudah 3 tahun sekolah tidak lulus karena gagal dalam UN ?”

“Sebetulnya masalah lulus itu bukan karena UN.Bisa saja siswa lulus UN nya,tetapi tidak lulus sekolahnya.UN nya memenuhi standar kelulusan tapi karena akhlaknya sangat jelek dia sama seklai tidak memiliku kepribadian yang baik,sebetulnya sekolah bisa tidak meluluskan itu.Karena pendidikan itu harus bernilai.UN bukan segala-galanya,UN bukan menentukan lulus dan tidak segala-galanya”

“Bagimana pak informasi PTN yang bekerjasama dengan pemerintah daerah ?”

“Itukan dari perguruan tinggi memberikan akses kepada daerah .Supaya siswa di derah memiliki kesempatan yang sama.Karena maaf sekolah di daerah dan di kota itu ada kesenjangan.Belum dari sarana,sumber daya dan segala kelangkapan harus bersaing dengan segala kekurangan itukan tidak adil.Itu merupakan sebuah terobosan supaya memerikan kesempatan yang adil.Jadi ini adalah kesempatan siswa daerah untuk berprestasi”

“Bagaima pesan Bapak untuk pelajar di Kabupaten Tasikmalaya?”

“Pertama bagi para pelajar yang harus betul betul dikuatkan itu,kita tidak cukup hanya mengejar angka-angka.Jadi mendaptkan angka-angka itu harus dengan kejujuran.Ya..tidak ada yang masih berani menyontek,tidak ada yang beranimemanipulasi apa saja sehingga dai membodohi dirinya sendiri.Kalu orang hanya mengejar angka dan ada pada rapot itu menjasi semu.Untuk itu kepada pelajar pertama bangunlah kepercayaan diri kepada diri sendiri.Karena dengan percaya diri akan menimb
ulkan kemandirian berfikir,bersikap
.Sehingga dia akan tahu dirinya sendiri.Karena semakin dia berbuat kebohongan,dia akan semakin tidak tahu dirinya .Kalu orang sudah tidak tahu dirinya bagaimana bisa memperbaikinya.Kalau lahir dari sebuah kemandirian maka akan menimbulkan kesungguhan.Karena ilmu itu dinamis,melihat orang berkarya atau melihat apa saja dimuka bumi ini ,semua itu adalah ayat-ayat Allah.Apakah ayat-ayat Qura’niyah ataupun Kaluliyah.Tantangan didepan semakin besar,kita harus mempersiapkan 10-20 tahun yang akan datang .Jelas tantangannya lebih berat daripada  hari ini.Ilmu itu harus menjadi sebuah kecerdasan.Cerdas spiritual,intelektual,emosional dan sosialnya.Kalau itu menjadi kecerdasan,apabaila kita jadi pemimpin maka akan bermanfaat bagi rakyatnya”

Nah…itulah beberapa petikan wawancara dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. MOHAMAD ZEN, M.Pd..Kita sebagai pelajar harus bisa menanamkan sikap kejujuran dan kemandirian juga kecerdasan.Baik spiritual,intelektual,emosional dan social.Dengan semua itu insya allah menjadi bekal kita di masa yang akan datang.Karena pendidikan itu adalah investasi.Beliau mengatakan bahwa UN itu bukan segala-galanya, bukan menentukan lulus dan tidak segala-galanya.Kita putra daerah bisa berpestasi…!

Wildan Nuruzzaman

SMAN 1 CIAWI-TASIKMALAYA

KoPer JuaRa (Komunitas Pelajar Jurnalis tasik utaRa)  

 



 

 

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *