Nilai Dalam Ramadhan

 

Bulan nan Agung sudah di depan mata. Ramadhan yang penuh rahmat dan hidayahnya memberikan sejuta rahasia di dalamnya. Bagi orang – orang yang menelaah, Ramadhan menyimpan nilai – nilai yang terkandung di dalamnya. Salah satunya adalah dalam pelaksanaan kewajiban dalam bulan Ramadhan, yakni puasa Ramadhan.

 

sungguh di dalam puasa atau dalam pelaksanaan puasa terdapat nilai-nilai yang baik bagi manausia. Di dalam puasa di antaranya terdapat 5 nilai yang begitu mulia,

 

  1. 1. Kesabaran
  2. 2. Kesamaan
  3. 3. Kasih sayang
  4. 4. Keberkahan
  5. 5. Kasih sayang

 

Kesabaran dalam berpuasa, sudah  pasti semua orang yang sedang berpuasa, dan yang puasanya itu bersungguh-sungguh pasti akan bersabar-sabar menahan dari segala hal yang dapat membatalkan terhadap puasa, bagi sebagian orang mungkin bersabar untuk menahan lapar, menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa adalah suatu yang menyakitkan, tetapi  dengan kata lain kita berpuasa adalah “berakit-rakit dahulu berenang-renang kemudian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”,mengapa demikian karena orang yang mengamalkan istilah ini dalam kehidupannya insyaAllah di jamin masuk surga, dan di duniapun mendapat rizki yang tidak sedikit. Sebagai contoh ada sebuah kisah pengusaha sukses yang saya rasa beliau memakai prinsip di atas. Ketika dia masih meranatau di Jakarta, di besakit-sakit menahan, lapar, dinginnya tidur di emper toko, dan bagaimana ketika berada di kota besar tidak memiliki uang sedikitpun, tetapi karena kegigihannya dalam berusaha dia akhirnya menjadi seorang yang sukses di dunia. Itu masih tingkatan dunia. Untuk di tingkat akhirat, kita tahu para keluarga nabi yang terus di sakiti dan mereka terus bertabah menghadapi semua cobaan itu dan akhirnya surgapun telah menunggu kehadiran mereka.

 

Yang kedua memiliki nilai kesamaan, mengapa demikian? Karena Allah tidak membedakan puasa antara suatu golongan  tertentu atau suatu tingkatan tertentu, si kaya dan si miskin sama-sama puasa dari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari, sama mendapatkan pahala, jadi dengan adanya puasa kita dapat mengambil nilai kesamaan, yakni semua manusia sama di hadapan sang Pencipta. Orang miskin tidak menjadi minder karena kemiskinannya begitupun yang kaya tidak sombong dengan kekayaannya karena semua sama.

 

 

Ketiga nilai kemu’jizatan, seperti yang telah kita ketahui dalam surah al-baqarah ayat 185

 

Yang artinya :

“bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu,

Isi dari ayat di atas bahwa Allah menurunkan kitab Al-Qur’an sebagai mu’kizat kepada nabi Muhammad di bulan Ramadhan, kita tau apa itu mu’jizat, yaitu musykil (aneh, tidak dapat diterima oleh akal) atau disebut juga khowarikul liladat (keluar dari kebiasaan).

 

Ke empat, nilai keberkahan. Ini sudah jelas dalam bulan ramadhan berjuta-juta keberkahan Allah berikan kepada kita yang sedang melaksanakan ibadah puasa, mulai dari 10 malam pertama sampai dengan 10 malam terakhir

 

Dan terakhir adalah nilai kasih sayang. Ada apa di bulan Ramdhan ini? Mengapa kasih sayang? Anda semua tau, setiap bulan Ramadhan kita suka membayar zakat? Nah itulah nilai kasih sayang kita terhadap si pakir miskin, dll (penerima jakat) yang telah kita lupakan selama satu tahun, disamping kita memenuhi kewajiban kita sebagai orang muslim, tapi tercakup didalamnya nilai-nilai social yang tinggi nah di antaranya tadi yaitu nilai kasih sayang. Bukan hanya jakat, semua tahu apabila agama tiong hoa hari raya? Suka ada apa? Pasti ada Ampaunya kan? Begitupun dengan hari raya lebaran kita saling member kepada kerabat kita, saling kirim parsel dll. Bukan hanya sesame manusia, tetapi Alla pun memberikan kasih sayang  kepada hambanya yang sedang melaksanakan puasa. Dengan ap sih Allah memberikan  kasih sayangnya terhadap orang yang berpuasa? Ya dengan menjadikan hal-hal di  dalam puasa sebagai ibadah, tidur aja ibadah apalagi tidak tidur? Dan Allah memberikan kasih sayangnya dengan memberi ampunan kepada orang yang sedang berpuasa. Man soma romadonalladi iamanan wahtisaban gufirolahu ma takoddamat bidanbih dll.

 

Husein Msy.

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *