Pita Digunting, Dagangan Resmi Dijual

UPACARA bendera hari senin sudah biasa dilakukan di sekolah, tak terkecuali Madrasah Tsanawiyah Darussalam (MTsD) Ciamis. Namun, upacara pada senin (15/11) berbeda dengan upacara bendera sebelum-sebelumnya.

Pagi  itu direncanakan sebagai hari peresmian Waserda At-Tawaazun, warung serba ada milik Madarasah Tsanawiyah Darussalam yang sebelumnya adalah kantin yang ruangannya tidak begitu besar berubah wajah menjadi ruangan yang cukup besar dan dapat menampung berbagai keperluan sekolah bahkan keperluan rumah tangga. Waserda ini tidak hanya diperuntukkan bagi orang-orang kampus, tetapi bagi siapaa yang berminat, maka keperluan seperti beras pun dijual di sini.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Darussalam, Dr. H. Fadlil Yani Ainusyamsi, M.Ag selaku inspektur upacara setelah upacara selesai langsung meresmikan waserda baru ini dengan menggunting pita yang sudah menghiasi pintu waserda sejak sehari sebelumnya.

Selain sebagai sarana untuk memberikan kemudahan kepada warga MTs dalam memenuhi kebutuhan hariannya, waserda ini pun menjadi wahana pembelajaran berwirausaha bagi siswa. Siswa dilibatkan dalam berniaga sebagai pendamping petugas khusus.

Hal sejalan dengan materi yang disampaikan oleh Dra. Chusna Arifah, M.Pd.I dalam season Latihan Dasar Kepemimpinan pengurus OSIS dan MPK periode 2010/2011 sehari sebelumnya tentang kewirausahaan. Poin inti yang disampaikan adalah tentang bagaimana pentingnya jiwa kewirausahaan dalam beroganisasi.

Barang dagangan sudah ditata dengan rapih pada hari sebelumnya, minggu (15/11). Namun, belum resmi diperjualbelikan. Barulah setelah pita digunting, seluruh peserta upacara bergantian memasuki waserda, dagangan pun resmi dijual.

Miftah Farid Cjf – Baju Kopral

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *