SRI

38 sec read

Kumpulan Sajak

Pembuka | Puisi dapat dianggap sebagai tindakan simbolik, yakni tindakan yang diekspresikan melalui sistem ketandaan bahasa. Darinya terdapat tiga kenyataan yang diekspresikan puisi: 1) kenyataan objektif atau sebut saja x (sepadan dengan pengalaman keseharian penyair sebagai hasil dari objektivikasi), 2) kenyataan subjektif atau sebut saja y (sepadan dengan pengalaman puitis sebagai hasil dari internalisasi penyair melalui penjarakan dengan kenyataan objektif), dan 3) kenyataan simbolik  atau sebut saja z (sepadan dengan kenyataan yang direpresentasikan puisi yang tidak identik lagi dengan kenyataan objektif dan kenyataan subjektif)*.

Setidaknya, ketiga kenyataan ini yang asik-masyuk berjejalan dalam lalu lintas penafsiran kita sebagai pembaca, bahkan pun penulis  saat membaca kembali puisinya. Sebagai contoh, dalam bagian pertama buku ini  (tematik “sri”) ketiga kenyataan yang terbicarakan akan tesertakan seiring pembacaan dan pemaknaan atas teks puisi. Barangkali, akan terjadi distribusi, substitusi, bahkan eliminasi di antara ketiga kenyataan tersebut.

(Posskriptum: Domain syz.puisi, Nizar Machyuzaar)

 

Judul: SRI, Kumpulan Sajak

Penulis: Ihya M. Kulon

Penyunting: Acep Zamzam Noor

Penerbit: Yayasan Mata Pelajar Indonesia

Seri: Pustaka Sastra

ISBN 978-623-92829-7-4

Tahun terbit, Cetakan I, 02-2023-PS

Tebal: 116

Harga: Rp60.000,00

Narapesan: 082217803040

Kuliner Beu! Mencari Jejak Rasa

Asep Budi Setiawan BUKU yang penyajiannya sangat unik karena Buku “Kuliner Beu!” ini bukan sebatas membahas tentang makanan. Lebih dari itu, buku ini juga...
Nizar Kobani
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *