SYAIR PERAHU


 

Inilah gerangan suatu madah.

Mengaharapkan syair terlalu indah.

Membetuli jalan tempat berpindah.

Disanalah iktikat di perbetuli sudah.

 

Wahai muda, kenali dirimu.

Ialah perahu tamsil hidupmu.

Tiada beberapa lama hidupmu.

Ke akhirat jual kekal hidupmu.

 

Hai muda arif budiman.

Hasil kemudi dengan pedoman.

Alat perahumu jua kerjakan.

Itulah jalan membetuli insan.

 

Perteguh jua alat perahumu.

Hasilkan bekal air dan kayu.

Dayung pengayuh taruh di situ.

Supaya laju perahumu itu.

 

Sudahlah hasil kayu dan ayar.

Angkat lah pula sauh dan layar.

Pada beras bekal jantanlah taksir.

Niscaya sempurna jalan yang kabir.

 

 

 

 

 

 

Created By: Hana Oktaviana

                     XI_@

Baroedak Jurnalis Koran Priangan (Baju Kopral)

 

                                              SMK MIFTAHUSSALAM TKJ

 

 

 

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *