SYAIR PERAHU

38 sec read


 

Inilah gerangan suatu madah.

Mengaharapkan syair terlalu indah.

Membetuli jalan tempat berpindah.

Disanalah iktikat di perbetuli sudah.

 

Wahai muda, kenali dirimu.

Ialah perahu tamsil hidupmu.

Tiada beberapa lama hidupmu.

Ke akhirat jual kekal hidupmu.

 

Hai muda arif budiman.

Hasil kemudi dengan pedoman.

Alat perahumu jua kerjakan.

Itulah jalan membetuli insan.

 

Perteguh jua alat perahumu.

Hasilkan bekal air dan kayu.

Dayung pengayuh taruh di situ.

Supaya laju perahumu itu.

 

Sudahlah hasil kayu dan ayar.

Angkat lah pula sauh dan layar.

Pada beras bekal jantanlah taksir.

Niscaya sempurna jalan yang kabir.

 

 

 

 

 

 

Created By: Hana Oktaviana

                     XI_@

Baroedak Jurnalis Koran Priangan (Baju Kopral)

 

                                              SMK MIFTAHUSSALAM TKJ

 

 

 

Pembukaan Vakansi Buku MPI 2023

Vakansi Buku 2023 Buku yang berisi gagasan dibangun melalui Aksara. Sebagaimana arti lugasnya, a (tidak) dan shara (punah), sebuah buku ingin menolak abai dari...
Nizar Kobani
51 sec read

BEDAH NOVEL PANDU HAMZAH

SEBUAH WILAYAH YANG TIDAK ADA DI GOOGLE EARTH Oleh Asep Chahyanto
Nizar Kobani
2 sec read

PERKAWINAN PUISI LIRIK DAN HAIKU

Oleh Hikmat Gumelar (Disampaikan dalam Diskusi Buku Puisi Gema Tanpa Sahutan Karya Acep Zamzam Noor pada acara Vakansi Buku MPI 2023, 17 Juni 2023,...
Nizar Kobani
11 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *