THANKS FOR TEACHER

Sobat SABASAKOLA,tahu gak apa yang diperingati oleh Negara kita pada tanggal 2 Mei…?Yupz bener yang diperingati pada 2 Mei adalah Hari Pendidikan Nasional.Sobat,2 Mei merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia,tanggal ini bertepatan dengan lahirnya tokoh Pendidikan Nasional.Hayo…siapa…?Siapa yang ngak kenal dengan Ki Hajar Dewantara yang memepunyai nama lengkap Raden Mas Soewardi Suryaningrat.Beliau dijadikan sebagai Mentri Pendidikan pertama dan juga sebagai bapak pendidikan Nasional.

Nah…2 Mei 2010 telah berlalu seminggu yang lalu,namun tidak terlihat Upacara peringatan Hari pendidikan Nasional di sekolah,mungkin karena bertepatan dengan hari minggu.Namun yang memebuat saya haran adalah banyak pelajar yang tidak tahu akan hari pendidikan Nasional Indonesia.Mau dibawa kemana semangat pendidikan Indonesia jika pelajarnya pun tidak tahu atau bahkan tidak mau tahu tentang hari penididikan Nasional.

Sahabat SABASAKOLA,jika kita renungkan bahwa Hari Pendidikan Nasional adalah monen yang tepat untuk kita lebih tahu tenang sosok guru.Sobat apakah kita masih ingat syair lagi ini Engkau bagai pelita dalam kegelapan/Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan / Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa.

Rasa-rasanya lagu ini selalu inget di hati kita. Yup, bagi kita yang mengenyam pendidikan di sekolah kayaknya nggak bakalan lupa deh sama syair lagu ini.? Lagu yang sekarang dinyanyikan pun harusnya tetap membuat kita menghormati para guru. Soalnya cita-cita dan harapan yang bisa kita raih sekarang ini juga ada andil dari mereka. Sekecil apa pun. Apalagi kalo besar.

Masih terbayangkah oleh kita saat kita pertama kali masuk sekolah…? Pertama kali belajar menulis. Pensil yang kita pegang ikut bergetar karena tangan kita baru melakukannya, ditambah grogi pula. Tapi guru kita di sekolah dasar itu dengan telaten mengajari dan membimbing kita dengan tanpa pernah bosen. Kalo di rumah kita mendapatkan rasa itu dari ayah, ibu, dan juga kakak-adik kita. Sementara di sekolah, guru yang memberikan semua rasa itu pada kita. Rasanya tak mungkin kalo bukan karena itu semua mereka mau membimbing kita.. Tentu, kita-kita ini diharapkan yang akan meneruskan perjuangan membangun negeri ini sesuai bidang yang digarap dan mampu kita lakukan. Awalnya, tentu kita belajar karena ada guru di sekolah.

Sobat SABASAKOLA, Kalo udah ngomongin kebaikan juga pengorbanan yang mereka berikan untuk kita sepertinya nggak ada the end -nya. Bener nggak seh? Coba aja lihat, setiap hari mereka lebih banyak luangkan waktu di sekolah mulai dari ngajar, pertemuan para guru dan mengerjakan soal-soal ditambah lagi kudu membimbing dan membina kalo ada murid yang error tingkah lakunya. Waah itu semua rasanya butuh mata yang harus awas dan tentunya waspada. Berat memang tugasnya dan juga pengorbanannya. Tapi tentu betapa mulianya menjadi guru.

Tapi bagaimana yach,nasib guru kali ini ?inget lagunya Bang Iwan Fals yang sangat terkenal, yakni “Oemar Bakri”. Lagu ini berkisah tentang keprihatinan terhadap nasib guru. Seorang guru bernama Oemar Bakri dalam lagu Bang Iwan Fals ini digambarkan sebagai sosok guru yang sangat mengabdi sampai usia tuanya. Tetap semangat mengajar murid-murid tercintanya meski gaji sering ‘disunat’. Tragis sekali.

Nah…pada momen Hari pendidikan Nasional ini amat wajar bahwa kita pantas dan layak untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru kita semua. Ijinkan kami memberikan tanda cinta kami yang tak pernah luntur oleh waktu. Guruku, ketulusan dan keluasan ilmumu yang berguna selalu kau limpahkan untuk bekalku nanti. Bila masih bisa mulutku berbicara kukatakan padamu: terima kasih guruku.

 

Wildan Nuruzzaman

SMAN 1 Ciawi-Tasikmalaya

KOPER JUARA (KOmunitas PElajaR JUrnalis tAsik utaRA)

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *