TIGA JUDUL TULISAN YANG DIMUAT DI HARIAN UMUM KABAR PRIANGAN, RABU 14 APRIL 2010


SANSIVERA

mengeja waktu memulihkan akuku
diam pada lajur rindu
parodi langgam itu
menguras cawan kelu

sansivera,

setajam picing mata Arjuna
menjelma Rahwana
menulis puisi basi
korbankan mimpi tiga jalan sunyi
mati

sansivera,

tangis itu bicara sesuai kata
tak perlu menjadi ragu dan malu
bernyanyilah sedikit saja
cendawan itu tak tahu

sansivera,
rebahkan aku

Saung, Februari ’10

SANSIVERA 2

“senyap. itu terlalu lemah untuk kau beritakan pada lorong-lorong waktu yang kosong!”,
ucapmu ketika terik itu kau bunuh
dengan sejuta kunang-kunang di kepala

pertemuan dalam kata menggigilkan lengan
dan kaki bersambut langkah. geram
lelah menjejaki tanah basah

dari lipatan kulitmu
aku hitung tiap butir biji keringat
kusampul menjadi sebuah buku

Saung, februari ’10

SEBUAH BERITA KEPADAMU

seperti yang sudah dikatakan sebelumnya
malam itu
semua dibuka lebar tentang perjalanan
tentang kecurigaan sebesar kepalan tangan
atau ucapan di hadapkan telinga
seperti banyak kata tapi tak bermuka

seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya
malam itu
kebun binatang membuncah dari kepala
membangun rumah-rumah melalui mulut
mengerjakan bangunan lainnya
dengan dihasi pernik
dan dinding
serta lukisan berkaca
kaca

seperti yang disebutkan sebelumnya
malam itu
pada langit bicara seperti sebuah puisi
cinta yang buta
pada bumi menginjak dengan kasar
geram

seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya
malam tadi
rumah itu tetap seperti kebun binatang
tapi rumah kasih
lantainya adalah berkaca
kaca

Stasion, Feb ’10

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *