Alkisah pada suatu hari yang sangat panas, seorang pengembara berteduh di bawah pohon beringin.ia rebahkan dirinya, menikmati kesejukan di sana. Ketika melihat ke atas, tampak olehnya buah pohon beringin yang begitu lebat. Ia amati buah berwarna merah itu, kemudian ia berkata,”heran sekali aku, mengapa pohon sebesar ini ko buahnya kecil- kecil.sedangkan pohon semangka yang pohonnya kecil dan melata di tanah buahnya besar. Tuhan tidak adil menciptakan alam ini. Kalau aku yang menciptakannya pasti akan ku balik. Supaya adil, pohon yang besar, buahnya besar dan pohon yang kecil , pohonnya juga kecil.”
Selesai berkata demikian, tiba- tiba jatuh sebutir buah beringin menimpa hidungnya. Ia begitu terkejut seraya berkata,”untung buah saja buah beringin ini kecil andai sebear buah nangka, entah bagaimana nasib hidungku ini kalau begitu. Ternyata tuhan itu benar- benar adil dan bijak sana. Akulah yang sombong dan tak tahu diri.”
Karya Tina Nurdianti
Kelas X- 5
SMAN 6 TAsikmalaya
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4