OTISTA BUKAN SEKEDAR NAMA JALAN

 

 

 

 

 

 

 

Sabtu,29 Mei 2010 SMA Pasundan 2 Tasikmalaya telah menggelar kegiatan “temu penulis”.Kagiatan yang ini diikuti oleh pelajar termasuk Barudak Jurnalis Koran priangan alias Baju Kopral,komunitas pelajar jurnalis tasik utara alias KOPER JUARA dan siswa/i SMA Pasundan 2 Tasikmalaya serta dihadiri oleh Kang Duddy RS selaku redaktur Koran kabar priangan juga Pembina komunitas pelajar jurnalis priatim.

 

Kegitan dimulai sekitr pukul 10.00 WIB.Dengan menghadirkan seorang penulis yakni Iip D.Yahya dengan judul OTO ISKANDAR DI NATA ;The untold stories atau dalam bahasa sundanya “carita-carita anu can kalisankeun”.

 

Sobat SABASAKOLA tahu gak OTISTA  ?atau pernah dengar ? mungkin dibenak kita hanyalah nama sebuah jalan.Kita hanya tahu sebatas nama jalan tanpa pernah bertan
ya siapa sebenarnya OTISTA ini ? apa saja jasa ? Hayo..siapa tahu…? Padahal banyak sekali jasa-jasa yang telah diberikan oleh OTISTA.Tapi kita tidak tahu siapa OTISTA itu.Karena dalam pelajar sejarah jarang sekali menyinggung seorang OTISTA.

 

Soba,penulis menjelaskan OTISTA lahir 31 Maret 1897 atau 113 tahun yang silam.Dalam kegiatan ini banyak dijelaskan tentang peristiwa-peristiwa sejarah yang belum terungkap diantaranya misteri kematian Oto,polemk paguyuban pasundan sampai misteri tentang pengangkatan Soekarno-Hatta.

 

Saat tim KOPER JUARA bertanya kepada penulis,mengapa penulis menulis buku tentang OTO ISKANDAR DINATA ;The untold stories ? Karena OTISTA adalah seorang pahlawan Nasional yang berasal dari sunda dengan banyak sekali jasa-jasanya.karena saya belum puas dengan buku yang telah terbit,karena hanya menceritakan biografi OTISTA tidak membahas peran serta beliau dalam membangun Negeri.Buku ini tidak seperti buku biogfi biasa yang disusun dari awal hingga akhir.Namun buku ini disusun secara flashback.

 

Mengapa OTISTA sangat terkenal ? karena OTISTA adalah tokoh yang besar yang sangat berpengaruh dalam kemerdekaan Indonesia.Saat sidang PPKI beliau yang menyarankan Soekarno-Hatta menjadi Presiden dan wakil Presiden Indonesia yang pertama.

 

Buku denga tebal 267 halaman ini ditulis selama kurang lebih 1 tahun melalui riset dan dokumen dari berbagai sumber.Apa yang penulis senangi dalam buku ini ? saya merasa senang ketika orang menganggap bagus buku ini serta bermanfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya orang sunda.

 

Apa pesan yang penulis harapkan kepada pembaca khususnya orang orang sunda ?Ya…semoga dengan diluncurkannya buku OTO ISKANDAR DINATA ;The untold stories masyarakat sunda khususnya pelajar tidak mengannggap OTISTA ini hanya nama sebuah jalan saja.Namun kita sebagai pelajar harus tahu tentang perjuangan pahlawan Nasional yang lahir pada 31 Mei 1897 ini.Serta sikap kepimpinan seorang OTISTA yang harus kita tiru.Serta saya juga betharap dapat menulis OTO ISKANDAR DINATA ;The untold stories session 2 karena masih banyak yang belum terungkap tentang OTISTA ini,juga ingin go Internasional.

 

So,kita sebagai pelajar sunda.Masa tidak tahu OTISTA???…Pleace dech….

 

Wildan Nuruzzaman

SMAN 1 Ciawi-Kab.Tasikmalaya

KOPER JUARA (Komunitas PelajaR JUrnalis tAsik utaRa)

 

 

 

 

 

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *