250 Lebih Calon Ilmuwan Indonesia Membuat Robot dalam 4 Jam

SIAPA kira membuat robot itu sulit? Di PIRN (Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional) VIII yang dilaksanakan di Yogyakarta selama sepekan di akhir Juni lalu, para calon ilmuwan Indonesia yang berasal dari 29 provinsi di Indonesia telah membuktikan bahwa membuat robot itu tak begitu menyulitkan.

Terbukti, meski hanya diberi waktu 4 jam, seluruh peserta yang dibagi ke dalam 60-an kelompok ini mampu menyelesaikan dengan apik. Bahkan mampu mengendalikan robot secara sempurna. Padahal, hampir semua peserta belum pernah merancang robot.

Kegiatan yang dilaksanakan khusus pada Jumat, 26 Juni ini dipandu langsung oleh sekira 15 mahasiswa Fakultas Teknik Elektro IST AKPRIND Yogyakarta. Selain itu, dibimbing pula oleh Pak Samuel Kristiyana S. E. A., S.T., M.T., UPT Pengemabangan Promosi dan Peneriamaan Mahasiswa Baru di institut yang sama. Pak Samuel ini telah berkecimpung di dunia robotika sejak tahun 1996 lho.

Para calon ilmuwan tidak perlu repot-repot mencari alat dan bahan yang diperlukan karena sudah disediakan oleh panitia dan pihak IST AKPRIND hingga panduan cara pemasangan plus dengan tas AKPRIND-nya.

Sesungguhnya, cara kerja robor itu hampir sama dengan manusia. Robot tersusun dari alat pengindra, pengingat, pengolah, pelaksana, hingga sumber tenaga. Kinerja robot terkendali berdasarkan instruksi yang disimpan kemudian ditambah pengolah masukkan dan inerupsi. Selanjutnya diwujudnyatakan keluaran yang diinginkan. Setiap robot memiliki sensor untuk mengendalikan intruksi.

***

Perancangan robot terdiri dari alat perangkat mekanik dan elektronik. Perangkat mekanik itu berupa kerangka, sedangkan perangkat elektronik adalah perangkat yang digunakan untuk mengendalikan robot. Perangkat ini terdiri dari alat sensoris, jumper, dan beberapa alat lainnya. Untuk merampungkan perangkat elektronik diperlukan ketelitian dan konsentrasi yang cukup tinggi, khususnya dalam merekatkan karena harus menyoldier.

Empat jam berlalu. Banyak hal unik yang terjadi pada robot. Ada yang hanya menyala lampunya, berputar-putar di tempat, namun ada pula yang sensorisnya jadi terbalik. Lho, maksudnya? Robot yang dirancang ini sensorisnya cahaya. Apabila berada dalam kegelapan, robot akan diam, namun apabila diberi ransangan sinar, robot akan berjalan. Nah, yang terbalik, robot akan menyala dalam kegelapan dan berhenti apabila mendapat cahaya. Sungguh luar biasa dan mengagumkan.

Teknologi memang bisa dengan cepat kita kuasai, robot salah satunya. Kalau teman-teman tertarik, bias hubungi Pak Samuel lewat facebook atau email ke : yana_ista@yahoo.com.

Deliabilda PIRN VIII /SMA Al Muttaqin

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *