Melewati Metamorfosis Ramadhan

47 sec read

Bulan yang penuh dengan keberkahan beberapa hari lagi akan melambaikan tangannya, dan pergi meninggalkan kita. Tanpa kita tahu apakah tahun depan kita masih bisa bertemu dengannya. Ramadhan memberikan begitu banyak pelajaran bagi kita semua. Kita patut bersyukur kepada Allah dengan nikmat Ramadhan ini, karena tak sedikit orang yang pergi meninggalkan dunia sehari atau bahkan beberapa jam sebelum Ramadhan.

Dengan kita masih diberi nikmat oleh sang pencipta untuk merasakan bulan keberkahan, itu artinya kita masih diberikan kesempatan untuk membersihkan diri. Kita bisa ibaratkan bulan ramadhan sebagai metamorphosis kepompong dalam kupu-kupu. Sebelum menjadi kepompong seekor kupu-kupu hanyalah ulat yang kebanyakan orang menganggapnya jijik. Dengan masuknya kedalam dunia kepompong, kupu-kupu tersebut mencoba menghilangkan semua bulu-bulu dan yang ada pada dirinya, membersihkan badannya dan merubahnya kelak dengan sesuatu yang lebih indah atas izin Allah.

Begitupun dengan kita, Bulan Ramadhan adalah bulan yang tepat untuk kita melakukan metamorphosis. Dalam arti, dalam satu bulan ini kita berusaha untuk membersihkan diri, dan mempersiapkan untuk menyambut fase selanjutnya, sehingga ketika hari yang fitri telah tiba, kita akan bertebaran dengan penuh keindahan,

Semoga yang diri kita ada pada genggaman-Nya selalu mengalirkan hidayanh-Nya dan memberikan kemudahan pada kita, setelah kita memasuki masa perjuangan kepompong ramadhan dan kita kembali menjadi insan yang fitri. Sebagaimana seekor ulat yang keluar dari kepompong menjadi kupu-kupu yang sangat mempesona. Amien..

M Husain Ksyf

Baju Kopral

IAID Ciamis

Pembukaan Vakansi Buku MPI 2023

Vakansi Buku 2023 Buku yang berisi gagasan dibangun melalui Aksara. Sebagaimana arti lugasnya, a (tidak) dan shara (punah), sebuah buku ingin menolak abai dari...
Nizar Kobani
51 sec read

BEDAH NOVEL PANDU HAMZAH

SEBUAH WILAYAH YANG TIDAK ADA DI GOOGLE EARTH Oleh Asep Chahyanto
Nizar Kobani
2 sec read

PERKAWINAN PUISI LIRIK DAN HAIKU

Oleh Hikmat Gumelar (Disampaikan dalam Diskusi Buku Puisi Gema Tanpa Sahutan Karya Acep Zamzam Noor pada acara Vakansi Buku MPI 2023, 17 Juni 2023,...
Nizar Kobani
11 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *