Pelajar Mengatasi Pandemi

Halo pelajar Indonesia, penerus generasi kemajuan negeri. Pada masa ini dunia tergoncang dengan adanya suatu penyakit yang menyerang semua jenjang, yang biasa kita sebut dengan Covid-19.

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada bulan Desember 2019. Virus ini menyebar melalui interaksi manusia dari orang yang terjangkit ke orang lain melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut saat orang terjangkit tersebut batuk, bersin bahkan saat mengeluarkan napas.

World Health Organization (WHO) telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi global pada tanggal 12 Maret 2020, karena COVID-19 menyerang beberapa Negara secara bersamaan dan kasus terkonfirmasi positif serta korban meninggal terus meningkat. Pada saat WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi global, sudah diketahui ada 118.000 kasus terkonfirmasi dari 114 Negara.

Pemerintah Indonesia segera mengambil keputusan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan cara bekerja, beribadah, dan belajar dari rumah. Sejak tanggal 16 Maret 2020 pemerintah memutuskan agar pelajar belajar dari rumah secara daring (e-learning) selama 14 hari sampai tanggal 31 Maret 2020 dan masuk kembali tanggal 1 April 2020. Karena kasus pandemi ini di Indonesia semakin meningkat maka libur diperpanjang sampai tanggal 18 April 2020 dan masuk kembali tanggal 20 April 2020, sehingga pemerintah membatalkan Ujian Nasional (UN) 2020. Sampai saat ini di bulan Mei pelajar masih diliburkan dan belajar dari rumah.

Sekarang apa yang harus dilakukan?
Bagi para pelajar mungkin ada yang merasa sedih, karna belajar kali ini kita tidak melakukan tatap muka dengan guru maupun teman. Tidak ada lagi acungan tangan saat tidak mengerti, malah sekarang sangat mudah dengan mencari di media sosial. Seperti, Goggle, Wikipedia, Yahoo, dan lain sebagainya.
Disisi lain, sebagian pelajar merasa senang. Contoh kecil adalah anak pesantren /mondok, mereka bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarga. Bisa merasakan libur lebih lama.
Lalu bagaimana kita memanfaatkan waktu saat pandemi?
Banyak sekali sebenarnya hal – hal positif yang bisa kita lakukan, seperti :

Membantu orang tua

Sebagai seorang anak, kita senantiasa dianjurkan untuk membantu orang tua kita. Seperti, mencuci baju, beres – beres rumah, buang sampah dan masih banyak lagi.

Menghemat pengeluaran
“Nabung agar hidup tidak bingung”

Nah, dikarnakan sekolah libur. Otomatis uang jajan tidak terpakai kan? Atau malah ngak dikasih?. Apapun itu bila kalian diberi uang jajan, sebaiknya ditabungkan atau digunkan sesuai keperluan. Karna masa pandemi ini stok pangan sedang sangat menipis, meskipun ada bantuan dari pemerintah, tetap saja bila suatu hari nanti mendapat hal tak enak, uang itu bisa digunakan.

Dan, kalau uang jajan tidak dikasih berarti digunakan untuk keperluan keluarga yang lebih bermanfa’at. Jadi, jangan sampai di masa pandemi ini kita marah-marah kepada orang tua, karna tidak diberi uang.

Memanfa’atkan belajar online

Sebagai manusia kita mempunyai waktu seumur hidup untuk belajar. Jangan pernah lelah, karna jika itu terjadi bersiaplah mendapati kebodohan untuk hidup di dunia ini. Di masa pandemi ini, selain belajar dari buku – buku, kita juga bisa belajar dari aplikasi online. Seperti Ruang Guru, zenius, dan masih banyak lagi.

Mari gunakan semuanya dengan hal – hal yang lebih bermanfa’at.
Tinggalkan game, TV, tiktok, dan hiburan-hiburan semata. Gunakan semuanya menjadi lebih baik, kreatif, inovatif, dan berguna khusus diri pribadi, dan umum untuk semua.

Mari kita ciptakan penerus negeri, yang berilmu tinggi. Bukan hanya gengsi dan sensasi, di masa pandemi. Tapi jiwa bangga sebagai anak Indonesia.

Karena ada pepatah mengatakan ‘Pemuda hari ini, pemimpin hari esok’.
Mari kita buat Indonesia negara pemersatu, yang selalu menyatu dalam diri rakyatnya.

Pemuda! Pemudi!
Kalianlah penentu negri!

“Berikanlah aku sepuluh pemuda, maka akan ku goncangkan dunia “

Ir. Soekarno

Bagaimana para pelajar, ada gambaran untuk kedepanya?
Semoga ada yang bisa diambil dan diamalkan dalam kehidupan nyata, mari bersama untuk memperbaiki. Itu mungkin hanya sebagian kecil saja, karna masih banyak pula hal positif yang bisa dilakukan.

Salam pelajar!!

Challange :

Selamat menempuh hari teman-teman, perkenalkan nama pena saya Ruslanymillah8, biasa di panggil Mil. Saat ini saya akan mengadakan Chalange bagi yang bisa, langsung PC saya.

Silahkan buat cerita /curhat kalian, tentang menghadapi pandemi bagi pelajar. Isinya menyangkut Perkenalan diri masing – masing, cerita, dan diakhiri dengan titimangsa.
Kirimkan ke Mil
WA : 082318829848
E-mail : Ruslanymillah8@gmail.com

Terimakasih, dan sampai jumpa.

Post Serupa

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *