OTONOMI DAERAH SETENGAH HATI DAN 50 OPINI LAINNYA

1 min read

Pustaka Populer
Penulis: Teten Sudirman

ISBN 9786238867066
Penyunting: Nizar Machyuzaar
Desain sampul dan tata letak: Tim Kreatif MPI
Penerbit: Mata Pelajar Indonesia
Mata Pelajar Indonesia, 01-2024

Redaksi: Arrasy Residence D-24
Jalan A.H. Nasution Km 8, Mangkubumi,
Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, KP 46181
Telp/Fax 0265 332890/Cp 082217803040
E mail penerbitmpi@gmail.com
Cetakan Pertama, Januari 2024
Tasikmalaya; Pustaka Sastra, 2024
160, 14 x 20 cm
Harga: Rp75.000,00

 

 

CATATAN PENYUNTING

Usianya sudah tidak terbilang muda,  yakni 74 tahun.  Bermuka klimis, berbadan tegap,  dan berkesan bugar. Tunai sudah mengabdi pada negara dan sekarang purnabakti dari pemerintah Kabupaten/Kota Tasikmalaya sebagai Aparatur Sipil Negera sejak tahun 2005. . Kesan sedemikian yang saya dapatkan ketika mengenal dan berbincang dengan penulis buku ini, Teten Sudirman.

Namun,  semangat menulisnya tetap membara. Buktinya, ke-51 opini yang terkumpul dalam buku Otonomi Daerah Setengah Hati dan 50 Opini Lainnya  ini ditulis dalam rentang waktu lima tahun terakhir ini. Pengalaman mengabdi sebagai ASN, pergaulan yang luas dengan masyarakat, dan kemudahan mendapat informasi yang hangat telah membentuk pribadi penulis sebagai penulis kritis.

Beragam isu diulas: sosial, budaya, politik, ekonomi, dan agama. Dalam setiap opini, penulis berangkat dari keberpihakan atas sebuah isu yang sedang menjadi perhatian publik dan memerlukan tanggapan. Tentu saja, kita sebagai pembaca buku ini dapat sependapat, berlawanan, atau sependapat-tak-sependapat dengan catatan tertentu.

Saya menemukan semangat penulis untuk andil dalam praktik berbangsa dan bernegara yang ideal sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Praktik berjalannya pemerintahan, baik di daerah maupun di pusat; praktik berpolitik dari penyelenggara, peserta, dan pemilih dalam pemilu; praktik berekonomi kapitalis dan koperasi, praktik berbudaya tidak KKN; sampai praktik beragama pada masyarakat tak luput dari ulasannya.

Lebih dari itu, opini-opini dalam buku ini telah lolos kurasi dari pembaca khusus dengan timbangan keberdayaannya sebagai informasi. Maksud saya, opini-opini penulis telah diterbitkan pada salah satu media massa di Priangan Timur, yakni Surat Kabar Priangan.

Ada yang khas dalam  alur berpikir penulis yang kritis terhadap isu-isu yang dibicarakan, yakni tak lepas dari rekomendasi, saran, atau solusi. Dengan kata lain, isu-isu tersebut dijadikan bahan tulisan atau tesis, lalu diulas dengan sudut pandang dan keyakinan subjektif penulis dalam kerangka berpikir antithesis. Di akhir, pembaca akan menemukan sintesis berbentuk konklusi atau kesimpulan.

Dengan itu, penerbitan buku ini dapat dianggap sebagai usaha untuk menolak lupa bahwa pada waktu-waktu tertentu, yang terlewati, berbagai peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat umum dapat dipelajari dan diambil hikmahnya. Terkhusus, buku ini penting dibaca oleh para penentu kebijakan di Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya juga masyarakat umum.

 

Tasikmalaya, 4 Januari 2024

Nizar Machyuzaar

(Penyunting)

 

Kuliner Beu! Mencari Jejak Rasa

Asep Budi Setiawan BUKU yang penyajiannya sangat unik karena Buku “Kuliner Beu!” ini bukan sebatas membahas tentang makanan. Lebih dari itu, buku ini juga...
Nizar Kobani
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *